Masjid Raya Baiturrahman: Simbol Keagungan Islam yang Tetap Berdiri di Tengah Zaman
Masjid Raya Baiturrahman di Bandaacehkota tetap menjadi ikon keagamaan dan sejarah yang kokoh berdiri. Simak kisahnya serta aktivitas terkini hingga tahun 2026.
Ringkasan Cepat
- Masjid Raya Baiturrahman dibangun pada masa Kesultanan Aceh pada abad ke-17.
- Masjid ini selamat dari tsunami besar tahun 2004 dan menjadi simbol ketahanan masyarakat Aceh.
- Terletak di pusat kota Bandaacehkota, masjid ini mudah diakses oleh wisatawan dan jamaah.
- Masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan, termasuk kajian rutin dan perayaan hari besar Islam.
- Pada tahun 2025–2026, masjid ini terus mengalami renovasi kecil untuk menjaga keaslian dan keamanannya.
Sejarah Singkat Masjid Raya Baiturrahman
Masjid Raya Baiturrahman pertama kali dibangun pada abad ke-17 pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda. Masjid ini awalnya berfungsi sebagai pusat keagamaan dan pendidikan Islam di Kesultanan Aceh. Pada tahun 1873, masjid ini sempat dibakar oleh Belanda selama perang Aceh, namun dibangun kembali pada tahun 1879 sebagai simbol rekonsiliasi. Hingga kini, masjid ini terus menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Aceh.
Arsitektur yang Mengagumkan
Arsitektur Masjid Raya Baiturrahman memadukan gaya Mughal dengan sentuhan lokal Aceh. Kubah besar yang megah, menara tinggi, dan ornamen kaligrafi yang indah menjadi ciri khasnya. Pada tahun 2025, beberapa bagian kecil masjid direnovasi untuk menjaga keasliannya tanpa mengubah desain aslinya. Interior masjid dihiasi dengan lampu gantung besar dan karpet tebal yang membuat suasana semakin khidmat.
Aktivitas dan Peran Sosial
Masjid Raya Baiturrahman tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan keagamaan. Pada tahun 2026, masjid ini tetap menjadi tuan rumah kajian rutin, shalat Jumat, serta perayaan hari besar Islam seperti Idul Fitri dan Idul Adha. Selain itu, masjid ini juga menjadi destinasi wisata religi yang ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Orang Juga Bertanya
Apakah Masjid Raya Baiturrahman terbuka untuk umum?
Ya, masjid ini terbuka untuk umum, baik untuk ibadah maupun kunjungan wisata. Namun, pengunjung diharapkan menjaga adab dan berpakaian sopan.
Apakah ada biaya masuk ke Masjid Raya Baiturrahman?
Tidak ada biaya masuk untuk mengunjungi masjid ini. Masjid terbuka gratis untuk semua pengunjung.
Bagaimana cara mencapai Masjid Raya Baiturrahman?
Masjid ini terletak di pusat kota Bandaacehkota dan mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti angkot atau ojek online.
Apakah ada kegiatan khusus di Masjid Raya Baiturrahman pada tahun 2026?
Pada tahun 2026, masjid ini tetap mengadakan kajian rutin dan perayaan hari besar Islam. Informasi lebih lanjut bisa ditanyakan langsung ke pengurus masjid.